MY LIFE MY RULES
Practice Makes Perfect

Suatu Negeri tentunya tidak akan berdiri tanpa campur tangan dari seluruh komponen masyarakat. Mulai dari anak kecil, remaja, orang dewasa sampai orang lanjut usia. Masing-masing dari komponen tersebut tentunya mempunyai peran dalam perkembangan negeri ini.

Saya mungkin masih remaja yang belum mencapai usia 17 tahun, tidak memiliki KTP dan tidak mengerti apa itu konspirasi. Tapi, apakah itu berarti saya tidak bisa berperan dalam kemajuan negeri ini? Saya merasa, kami, para remaja seringkali diremehkan  dan dipandang sebelah mata oleh orang dewasa. Entah kenapa orang dewasa berpikir bahwa remaja tidak jauh dari pemberontakan. Berontak sama saja dengan melawan arus. Nyatanya jika kita tidak berontak, apa kita rela generasi kita mengulang kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh generasi sebelum kita? Mereka yang korupsi, mereka yang fanatik dan membuat kericuhan dan penyebab kesengsaraan rakyat kecil. Bukankah sudah seharusnya kita membawa perubahan yang positif?  Dengan berpikir melawan kecenderungan yang ada, kita mungkin dapat membuat sejarah atau melahirkan pemikiran baru yang lebih baik untuk generasi kita sendiri.

Apa yang dapat kita lakukan? Tentunya saat ini kita belum bisa berbuat sesuatu yang berarti dan berpengaruh,  punya hak suara dalam pemilu saja tidak. Namun kita mungkin dapat mengubah pola pikir kita yang masih labil dan kekanak-kanakan untuk merubah dunia, dimulai dari diri sendiri.

Tuhan memberi manusia otak untuk digunakan berpikir memecahkan sesuatu yang tidak dapat di mengerti, otak bukan cuma untuk meminta. Kita tidak perlu menjadi pintar untuk memajukan dunia, asalkan logika dan nalar kita jalan kita bisa menjadi orang berpengaruh. Karena kelak, penilaian bukan dari pintar-tidaknya kita atau berhasil-tidaknya kita namun apakah kita berguna bagi negeri ini atau tidak. Itu hal yang penting. Kejar target menjadi orang yang berguna bukan hanya menjadi orang yang berhasil.

Bukan hanya mengandalkan pikiran, kita juga harus tegas dalam mengambil sikap. Keberanian untuk membuat kesalahan, semangat untuk melawan arus dan mempertanyakan nilai-nilai sosial selama masih ada tempat untuk bertanya sebagai pelajar.

Now let’s think, kecenderungan apa saja yang ada di masyarakat yang kita rasa mengganggu?

Jika kita benci melihat budaya kekerasan yang semakin populer di masyarakat, lawan itu semua dan jangan ikut menjadi seperti mereka. Jika kesal setiap kali melihat masyarakat dengan santainya membuang sampah sembarangan, jadilah seorang pro-lingkungan dan pengaruhi orang-orang disekitarmu. Jika kita bosan melihat budaya modern dan konsumtif para anak muda yang kadang berlebihan, jadilah seorang yang kreatif dan berkreasilah dengan pakaian bekas lalu kenakan dengan bangga dan stylish. Jika kita bosan dengan design kaos-kaos  distro yang semakin seragam dan cheesy, mulailah membuat clothing-line sendiri.

Begitulah ide yang dikeluarkan oleh Jrx, role model dari banyak anak muda yang berpikiran realistis.

Mungkin hal diatas tidak ada hubungannya dengan kemajuan negara ini tapi apa salahnya? Practice makes perfect. Jika kita terbiasa memiliki pola pikir yang membawa kita ke perubahan yang positif tentunya kelak kita akan terus melakukan perubahan-perubahan karena terbiasa. Terbiasa menjadi lebih baik. But the point is, just do your own thing.

Let’s start it from now, stop talking, stop whining, be grown up and change this world.